Granulositopenia adalah keadaan menghilangnya granulosit secara mendadak pada seseorang yang sebelumnya normal.2 Hal ini terjadi pada sejumlah penyakit kongenital dan akuisita dimana terjadi penurunan produksi atau penghancuran berlebihan neutrofil darah tepi. Sehingga mengakibatkan tubuh tidak terlindungi terhadap bakteri dan agen lainnya yang mungkin masuk menyerbu jaringan. 3
Granulositopenia atau disebut juga agranulositosis menghasilkan sindrom infeksi bakteri kronik pada kulit, paru-paru dan tenggorokan, dan lain-lain. Meskipun agranulositosis secara harfiah diartikan sebagai tidak adanya granulosit tetapi pada kenyataannya terdapat granulosit tetapi sangat sedikit.1 Hitung neutrofil harus dibawah 1x103/mm3 sebelum ada peningkatan insiden infeksi spontan, tetapi resiko baru menonjol dengan jelas bila jumlah neutrofil di bawah 0,2x103/mm3. Pemeriksaan mikrobiologi dini dan terapi antibiotic empiris merupakan hal yang mutlak jika ingin menghindari kematian karena septikemia. Jika neutropenia disebabkan oleh destruksi pada perbatasan atau darah tepi, maka insiden infeksi lebih sedikit dan hubungannya buruk dengan kadar darah perifer, neutropenia ringan merupakan penemuan umum terutama pada wanita, dimana tidak ada penyebab yang dapat ditemukan, tetapi infeksi bakteri bukan merupakan masalah utama. Neutropenia yang tidak jelas secara klinis merupakan penemuan normal terhadap beberapa orang negro. 4





0 comments:
Posting Komentar